Fajar Pratama – detikNews
Jakarta – 240 Jamaah umroh tertahan di Bangkok, Thailand. Mereka semestinya terbang ke Jeddah, Arab Saudi dengan maskapai Business Airlines dari Thailand. Tapi entah mengapa, maskapai itu tak diperbolehkan terbang ke Jeddah. Alhasil, jamaah umroh pun terpaksa menginap di Bangkok.

“Kami mengundang semua pihak ke KBRI. Baik itu travel biro, penumpang, dan dari Business Air. Siang ini akan bertemu,” kata Sekretaris Pertama Penerangan Sosial dan Budaya Embassy of the Republic of Indonesia, Ghofar Ismail saat dikonfirmasi, Selasa (16/12/2014).

Menurut Ghofar, 240 jamaah ini masih ada di Bangkok dan tinggal di hotel. “Pertemuan ini akan membahas langkah selanjutnya,” urai Ghofar.

Dia juga menyampaikan, KBRI Bangkok telah melakukan komunikasi dan koordinasi sejak hari Jumat 12 Desember lalu, baik dengan para jamaah umroh Indonesia yang tertahan tersebut maupun dengan pihak Business Air (BA) di Bangkok.

“Sejak 11 Desember 2014 hingga hari ini para jamaah ditempatkan di Hotel Miracle dan Hotel Grand Income dengan biaya akomodasi yang ditanggung BA. Pihak BA telah memfasilitasi city tour untuk para jamaah di Bangkok, termasuk perjalanan ke Pattaya sekitar 80 km dari Bangkok sesuai dengan paket perjalanan yang disepakati,” urai Ghofar.

Hasil dari komunikasi KBRI Bangkok pada 15 Desember kemarin dengan top management BA, dipastikan bahwa BA akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan otoritas penerbangan Thailand guna memperoleh izin terbang Bangkok–Jeddah.

“BA sudah menyediakan pesawat pengganti untuk menerbangkan jemaah umroh ke Jeddah. Menurut rencana, jika izin terbang diperoleh dari Kementerian Transportasi Thailand. KBRI Bangkok terus memantau perkembangan atas kasus tersebut,” tutup dia.

Anda mungkin juga menyukai:

%d blogger menyukai ini: