saiIbadah Sai merupakan salah satu Rukun Haji dan Rukun Umrah yang dilakukan dengan berjalan kaki bolak-balik 7x dari Bukit Safa ke Bukit Marwah dan sebaliknya. Kedua bukit tersebut berjarak ½ km sekarang sudah dihubungkan dengan bangunan panjang berlantai 2. Dengan lebar 20 m, jalur Sa’i tersebut dibagi menjadi 4 jalur, masing-masing 2 jalur untuk pejalan kaki dan 2 jalur untuk orang-orang sakit yang harus didorong dengan kursi roda. Perjalanan Sa’i ini tidak terlalu melelahkan karena adanya fasilitas AC dan kipas angin yang menyejukkan dan selalu menghembuskan angin dingin.  Seandainya tidak kuat Anda dapat beristirahat di pinggir jalur, sambil minum air Zam-Zam yang tersedia di sepanjang jalur Sai. Dan sekarang dilantai dua masjidil harram sudah bisa dipakai sai

Pada tempat-tempat yang ditandai dengan neon hijau, Jama’ah pria disunatkan untuk berlari-lari kecil, sedangkan wanita berjalan cepat. Sa’i boleh dilakukan dalam keadaan tidak ber-Wudhu’. Juga oleh wanita yang sedang haid atau nifas.

Karena pelaksanaan ibadah Sai merupakan ibadah yang menapak tilas pengalaman serta penderitaan yang dialami oleh Siti Hajar, maka agar lebih khusuk dan hikmat Jama’ah disarankan untuk membayangkan derita dan kesulitan yang dialami oleh Siti Hajar ketika mencarikan air untuk anaknya Ismail karena ditinggal sang ayah Nabi Ibrahim yang mendapat perintah dari Allah.

Anda mungkin juga menyukai:

%d blogger menyukai ini: